Apa yang dimaksud dengan asumsi? Secara umum, pengertian
asumsi adalah suatu anggapan atau dugaan sementara yang
belum dapat dibuktikan kebenarannya serta membutuhkan pembuktian secara
langsung. Ada juga yang mengatakan arti asumsi adalah suatu tindakan
memperkirakan keadaan tertentu yang belum terjadi.
Arti asumsi adalah suatu skenario untuk melakukan simulasi
situasi yang mungkin terjadi dengan memperhatikan berbagai faktor yang kompleks
dan menyeluruh. Asumsi seringkali dikaitkan dengan aturan praktis.
Asumsi dapat juga diartikan sebagai suatu landasan berpikir yang
dianggap benar walaupun hanya untuk sementara, karena asumsi bukanlah suatu
kepastian. Orang membuat asumsi karena ingin mengetahui, menanyakan,
memprediksikan, atau menduga tentang sesuatu yang akan atau telah terjadi.
Membuat suatu asumsi bisa dilakukan oleh siapa saja, dan tentang
apa saja. Singkatnya, pengertian asumsi adalah suatu dugaan sementara yang
dianggap sebagai kebenaran oleh si pembuat asumsi, dan membutuhkan pembuktian
agar dugaan tersebut menjadi kebenaran yang mutlak.
Arti Asumsi dalam Ekonomi
Pada dasarnya arti asumsi dalam ekonomi hampir
sama dengan penjelasan di atas, namun konteksnya hanya pada bidang ekonomi.
Salah satu contoh asumsi ekonomi yang banyak digunakan adalah asumsi Ceteris Paribus.
Asumsi Cateris Paribus dipakai untuk menyatakan hubungan antara harga dan
jumlah barang, yaitu untuk mengurangi faktor-faktor yang kompleks sehingga
menyederhanakan berbagai formula dalam ekonomi.
Pengertian Asumsi dalam Filsafat
Arti asumsi dalam filsafat adalah
spekulasi realitas akan hakikat yang ada, baik dalam wujud abstrak atau dalam
wujud konkret. Dalam filsafat, asumsi merupakan bagian dari antologi yang
berguna untuk mendapatkan pengetahuan dan menjadi landasan dalam penelitian
hingga dapat dibuktikan kebenarannya
Pengertian Asumsi Penelitian
Pengertian asumsi penelitian adalah
semua pernyataan yang dapat diuji kebenarannya dengan melakukan percobaan dalam
penelitian. Dalam penelitian, umumnya menggunakan asumsi dasar karena
faktor-faktor di kehidupan nyata sangat kompleks.
Penyampaian Asumsi
Sebagian asumsi bisa disampaikan secara
terbuka, dan beberapa diantaranya tidak. Namun, pada dasarnya asumsi dapat
disampaikan walaupun secara tersirat dalam ucapan.
Sebagai contoh mengenai asumsi dapat
kita lihat di bidang keilmuan, yaitu asumsi tentang objek empiris;
·
Asumsi pertama, objek-objek tertentu memiliki kesamaan, misalnya sifat,
struktur, bentuk dan lainnya. Dengan asumsi ini maka objek tertentu yang
memiliki kesamaan dapat dikelompokkan.
·
Asumsi kedua, anggapan bahwa suatu benda tidak mengalami perubahan dalam
periode waktu tertentu. Namun, pada dasarnya tidak ada kelestarian yang obsolut
karena pada dasarnya semua benda mengalami perubahan seiring berjalannya waktu.
·
Asumsi ketiga, anggapan bahwa setiap peristiwa dan gejala bukanlah suatu
kebetulan, tapi karena adanya hukum sebab-akibat (Determinisme).
Komentar
Posting Komentar